AS Kembali Serang Turki, Erdogan: AS Berpihak Pada Teroris?

- 2 Juni 2021, 19:17 WIB
Potret Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Potret Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan /Presidential Press Office via REUTERS

INFOSEMARANGRAYA.COM - Hubungan Amerika Serikat (AS) dan Turki semakin memanas setelah Presiden AS berada di bawah naungan Joe Biden.

Kabar terbaru mengatakan bahwa AS terus menyerang Turki dengan dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang dulu pernah dilakukan pasukan Ottoman kepada bangsa Armenia.

Langkah tersebut dilakukan oleh Joe Biden sejak awal menggantikan jabatan Donald Trump.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tidak tinggal diam.

Baca Juga: Miris! Ternyata Penyeludupan Motor dan Mobil Bodong Ke Timor Leste Libatkan Oknum Polisi

Baca Juga: Seorang Perempuan Bos Arisan Online Ditangkap Polda Jambi, Jumlah Uangnya Mencapai Miliaran!

Erdogan tidak segan mengatakan bahwa AS akan menyesal karena nantinya dapat kehilangan hubungan bilateral dengan Turki.

Terkait hubungan AS dan Turki saat ini, ia menyebutkan dengan kata-kata 'mereka yang menudutkan Turki akan kehilangan teman berharga".

Polemik antara AS dan Turki yang membuat Erdogan naik pitam bermula saat Joe Biden mengakui genosida atas bangas Armenia yang dilakukan pasukan Ottoman.

“Apa alasan ketegangan kami (dengan AS)? Apa yang disebut genosida Armenia,” ungkap Erdogan.

Baca Juga: Ganda Putri PB Djarum: Serena Kani/Ni Ketut Mahadewi Istarani Raih Juara di Austrian Open 2021

Baca Juga: Lonjakan Covid-19 di Kudus, Ganjar Cek Pasien dan Temukan Pelanggaran Berat di Ruang Isolasi

"Apakah Anda tidak memiliki masalah lain untuk ditangani daripada mengadvokasi Armenia?" tanyanya.

Akar memburuknya hubungan AS dan Turki juga sudah dimulai sejak tahun 2016. Saat itu AS mendukung milisi Kurid di Suriah yang oleh Turki dianggap sebagai Teroris.

Atas hal tersebut Erdogan juga mempertanyakan keputusan AS yang tidak memikah Turki selaku sekutunya.

"Jika AS memang sekutu kita, haruskah mereka berpihak pada teroris atau dengan kita? Sayangnya, mereka terus mendukung teroris,” ujar Erdogan.

Baca Juga: Luhut dan Yenny Wahid Lobi Arab Saudi Minta Kuota Haji 2021 untuk Indonesia

Baca Juga: Megawati Terima Bintang Jasa Persahabatan Dari Presiden Rusia Vladimir Putin

Sebelumnya Erdogan diketahui hendak memperbaiki hubungan antara Tukri dan AS dengan menemui Joe Biden.

Namun agaknya kejadian ini dapat menjadi sedikit hambatan kedua negara tersebut, baik Turki dan juga AS.***

Editor: Alfiansyah


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x