Asyik Selfie, 2 Mahasiswa Tewas Terseret Ombak di Pantai Batu Bengkung Malang

- 26 Mei 2021, 20:47 WIB
Ilustrasi ombak Pantai Batu Bengkung di Kabupaten Malang, Jawa Timur yang menewaskan 2 mahasiswa, 1 orang kritis, dan 2 orang lainnya belum ditemukan
Ilustrasi ombak Pantai Batu Bengkung di Kabupaten Malang, Jawa Timur yang menewaskan 2 mahasiswa, 1 orang kritis, dan 2 orang lainnya belum ditemukan /Pixabay/Pexels/

INFOSEMARANGRAYA.COM,- Asyik berlibur rombong mahasiswa Institut KH Abdul Chalim Mojokerto ini justru bernasib tragis terseret ombak Pantai Batu Bengkung, Kabupaten Malang pada Selasa 25 Mei 2021 kemarin. 

Menurut Sekretaris BPBD Kabupaten Malang, Bagyo Setyono menyatakan akibat kejadian itu 2 orang dinyatakan tewas dan 1 orang mahasiswa dalam kondisi kritis karena luka serius di tubuhnya. Sementara itu, 2 korban lainnya belum ditemukan hingga saat ini.  

"Dua orang ditemukan meninggal dunia, 1 kritis dan 2 lainnya masih belum diketemukan," kata Bagiyo Setiyono

Baca Juga: Nikita Mirzani Blak-blakan Pernah Begituan di Pantai?

Baca Juga: Mitos dan Kisah Mistis Gerhana Bulan yang Dipercaya Orang Jawa

"Rombongan datang ke Pantai Batu Bengkung menggunakan empat sepeda motor. Rombongan tiba Selasa 25 Mei 2021 pukul 18.00 WIB dan selanjutnya mendirikan tenda,”sambungnya.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 06.00 WIB, rombongan mahasiswa itu pergi menuju Gunung Batu Bengkung untuk melihat sunrise dan selfie. 

"Tiba-tiba ombak datang, dari 8 orang ada 5 yang terseret. Untuk 3 rekannya tidak terseret karena memutuskan untuk kembali terlebih dahulu," kata salah satu saksi yang enggan menyebutkan namanya.

Baca Juga: DP3A Semarang Rilis Aplikasi Ini Untuk Tingkatkan Responsif Gender dan Anak

Baca Juga: Cermati! SMK Terapkan Model Seleksi Baru Jelang PPDB 2021-2022

Saat itu pula ombak besar datang dari arah timur. Dan para mahasiswa itu diduga terbawa ombak dan terhempas ke tengah laut. 

Usai dilakukan evakuasi, terdapat korban tewas bernama Linda Pravita Sari (23 tahun) dan Azizah (20 tahun). Sedangkan korban luka bernama Aprilia Dwi Jayanti (23 tahun) kini sedang kritis dan mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA).

Sementara itu, korban atas nama Maulana Muhammad Al Faridzi (30 tahun) dan Fikri (19 tahun) belum ditemukan dan masih dalam pencarian.***

Editor: Eko Nugroho


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah